0058. 15 PERBUATAN TERBAIK DALAM ISLAM 1. Shalat pada waktunya, 2. Berbuat baik kepada ibu bapak, dan 3.Jihad di jalan Allah, 4. Mengingat Alloh (Berdzikir), 5. Menciptakan kedamaian, 6. Memberi Makan, 7. Mengucapkan Salam kepada yang engkau kenal dan yang tidak engkau Kenal, 8. Bersedekah dengan harta yang dicintainya, 9. Iman Kepada Alloh, 10. Haji Mabrur, 11. (amalan) di mana orang-orang Muslim lainnya selamat dari lidah dan tangannya, 12. Belajar al-Quran dan mengajarkannya, Membayar Hutang Tepat Waktu, 13. Orang yang paling baik dalam membayar hutang, 14. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia,15. Berdakwah (Mengajak Manusia kepada Allah), Beramal Soleh, Bangga Menjadi Orang Muslim..

30 April 2018,

Dalil2 PERBUATAN TERBAIK dalam ISLAM

  • Para sahabat sering bertanya kepada Rasul SAW tentang amalan yang paling utama dan dianjurkan dalam Islam. Misalnya, pertanyaan Abdullah bin Masud ra tentang amalan yang paling disukai Allah. Rasul menjawab, “1. Shalat pada waktunya, 2. berbuat baik kepada ibu bapak, dan 3. jihad di jalan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim).
  • “Maukah aku ingatkan kalian dengan suatu amalan yang paling baik; amalan yang paling suci pada apa yang kalian miliki, paling tinggi derajatnya; lebih baik dan utama bagi kamu sekalian daripada menginfakkan emas; lebih baik bagi kamu sekalian daripada kalian berhadap-hadapan dengan musuh, kalian pukul lehernya dan mereka pun memukul leher kalian?” Para sahabat menjawab, “Tentu kami mau, ya Rasulullah.” Lalu Nabi bersabda, “4. Mengingat Allah.” (HR Tirmidzi).
  • “Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang suatu amalan yang lebih utama daripada derajat shalat, puasa, dan sedekah? Yaitu, 5. menciptakan kedamaian (merukunkan) antara manusia sebab kerusakan hubungan di antara manusia adalah pembinasa agama.” (HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Hibban).
  • Dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu anhuma bahwa seorang lelaki bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “(Amalan) Islam apa yang paling baik?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “6. Engkau memberi makan, 7. mengucapkan salam kepada yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.”
  • PADA massa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam berkebun, bertani dan berdagang adalah sumber penghasilan yang utama. Lahan pertanian merupakan aset yang sangat berharga dan penting pada massa itu. Karena dari berkebun, bertani, serta berdaganglah mereka bisa mencukupi keluarganya. Namun bagaimana apabila aset penting itu ada yang meminta, mungkin setiap manusia hari ini akan merasa berat untu memberikannya. Tapi tidak untuk Abu Thalhah. Abu Thalhah bahkan rela memberikan aset yang paling disukainya dengan cuma-cuma. Abu Thalhah rodhiyAllahu ‘anhu adalah orang Anshar yang paling banyak pohon kurma di Madinah. Kebun yang paling ia sukai adalah kebun Bayruha’ yang menghadap (dekat) masjid. Rasulullah shollAllahu ‘alaihi wa sallam sering masuk ke dalamnya dan berteduh di sana serta minum air bersih yang berada di dalamnya. Kemudian turun ayat ini, “Sekali-kali kamu tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.” (QS. Ali Imran: 92). Abu Thalhah menghadap Rasulullah shollAllahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Ya Rasulullah, sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan ayat ini kepadamu: ‘Sekali-kali kamu tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.’ Dan bahwasanya kekayaanku yang paling aku cintai adalah kebun Bayruha’, dan kebun itu aku sedekahkan karena Allah subhanahu wa ta’ala dan aku mengharap kebaikan darinya sekaligus sebagai simpanan di sisi Allah. Oleh karena itu pergunakanlah ya Rasulullah, sesuai dengan petunjuk Allah yang diberikan kepadamu.” Rasulullah menjawab, “Inilah harta yang diberkahi. Aku telah mendengar apa yang kamu katakan tadi, dan aku berpendapat, hendaklah engkau membagikan kepada sanak kerabat.” Thalhah berkata, “Aku akan kerjakan, ya Rasulullah.” Kemudian Abu Thalhah membagi-bagikan kebun itu kepada sanak kerabat dan sepupu-sepupunya. Ia juga memberikan kepada Rasulullah. Kemudian Rasulullah memberikan bagiannya tersebut kepada Hassan bin Tsabit.
  • Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu berkata, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang amalan apakah yang paling utama? Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iman kepada Allâh dan Rasul-Nya.” Lalu Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya lagi, “Kemudian apa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allâh.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya kembali, “Lalu apa?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “10. Haji yang mabrur.”[6] Yang dimaksudkan dengan amalan-amalan dalam hadits ini adalah amalan badan dan hati.
  • Dalam hadits Abu Musa dan Abdullah bin Amr [9] : “(Amalan) Islam apa yang paling baik?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “(amalan) di mana orang-orang Muslim lainnya selamat dari lidah dan tangannya.”
  • Dan telah shahih dari hadits Utsman Radhiyallahu anhu 12“Yang paling baik di antara kalian adalah yang belajar al-Quran dan mengajarkannya.
  • Rasulullah SAW bersabda,13. “Sesungguhnya yang paling di antara kalian adalah yang paling baik dalam membayar hutang.” (HR. Bukhari no. 2393)
  • Dari Ibnu Umar bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW, maka ia bertanya: “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling dicintai Allah? Dan apakah amal yang paling dicintai Allah azza wa jalla?” Rasulullah SAW bersabda : 14. “Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain…” (HR. Thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir li Ath-Thabrani juz 11 hlm.84). Wallahu a’lam*. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289).
  • Dan 15. siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang Muslim?” (QS.Fussilat:33)

Jika sudah tahu, marilah kita laksanakan sesuai dengan kemampuan kita masing masing………. Ya Alloh berilah kekuatan untuk menjalankan perbuatan2 terbaik ini…. Lha haula wala kuata illa billah.

Equity Tower, Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.