0054. “REVOLUSI MENTAL BANGSA SAAT INI JANGANLAH HANYA MENJADI JARGON TULISAN ATAU DOKUMEN YANG DICITRAKAN SAJA (HANYA DIGEMBAR-GEMBORKAN ATAU DISIMPAN DI MUSIUM SAJA), TAPI HARUS DIPRAKTEKAN DAN DICONTOHKAN” Contohlah UMAR bin Abdul Aziz dalam memimpin, Insyaa Alloh Negeri ini akan berubah menjadi lebih baik.

25 Feb. 2019,

  1. Para Pimpinan dan Politisi negeri ini masih senang dan bangga MEMAMERKAN adu kemenangan dengan BANYAKNYA UANG, dengan BANYAKNYA AKTIFITAS YANG TIDAK BERKUALITAS DI MEDIA MASA DAN TV NASIONAL, dengan BANYAKNYA BALIHO di jalan jalan yang hanya mencari dukungan, bukan adu PROGRAM yang baru dan bermanfaat, applikatif, inovatif dan berkualitas yang bisa menarik perhatian dan mencerdaskan pola pikir masyarakat dan bangsa.
  2. Jumlah Media Massa Electronik, TV nasional dan daerah bertambah, namun dari dulu kualitas program dan etika independensi-nya masih jauh dari mencerdaskan masyarakat dan bangsa ini. Etika Beberapa Gubernur, Walikota, Bupati, Camat, Lurah sebagai Kepala daerah (Bukan Sebagai Pribadi) yang harusnya menjadi pengayom masyarakat luas, yang harus bertindak Netral dan adil (fair) biarpun secara aturan dibolehkan, masih bangga dan tidak malu memperlihatkan, dan mencontohkan tindakan2 yang tidak terpuji yang mendukung Paslon Masing2 didepan rakyatnya yang berbeda secara fulgar sudah tahu bahwa berita dukungan tersebut pasti viral di media massa atau electronik. Dan akhirnya menyebabkan polemik dalam masyarakat Luas. Gejala apa ini?… Apakah ini melanggar etika sebagai Pemimpin dan pengayom masyarakat luas ?  Mungkin tidak, namun nilai dengan Nuranimu sendiri sendiri ya….. Jika saya jadi Presiden atau Gubernur atau Bupati, maka jika ada bawahan saya yang masih banyak melakukan tindakan yang menciderai atau melanggar aturan Negara dan Masyarakat demi saya menjadi terpilih lagi sebagai Presiden, Gubernur atau Bupati, maka betapa malu-nya saya mengenai perbuatan itu…… saya akan mengundurkan diri…….apalagi jika perbuatan Bawahan tersebut menjadikan Bawahan menjadi terpilih kembali…….waduh …. maka saya akan menyesali-nya seumur hidup dan mungkin akan bunuh diri jika tidak kuat.
  3. Masih Banyak Lulusan Perguruan Tinggi Favorit yang menjadi Manager atau Direktor Perusahaan baik BUMN dan Swasta Nasional yang “MENJUAL” akal sehatnya untuk MENDHOLIMI DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN (Rakyat kecil, karyawan, staff, etc) DEMI UANG, JABATAN & KEDUDUKAN SEMATA, ……… Disuruh tidak menaikan gaji karyawan-nya, disuruh mengeluarkan karyawan-nya walaupun dengan dzolim, Disuruh MIRAS, Disuruh NYUAP, Disuruh BERBOHONG/DUSTA untuk menghancurkan Bangsa dan Negaranya Sekalipun, dan lain lainya…. Lho …. Perbuatan begini kok dilakukan? terus pinternya dimana? Terus membantu bangsanya dimana? Padahal lulusan dari perguruan tinggi terbaik dan paling favorit…..
  4. MASIH banyak yang bangga dan senang dengan perbuatan seperti itu?;
    1. Masyarakat dan Bangsa yang mental-nya begini kok bangga??? Dimana akal sehat kita??
    2. Jika tidak ada seorangpun pimpinan politik dinegeri ini yang tidak prihatin dan peduli untuk perbaikan terhadap hal tersebut diatas, maka mental kita sudah sangat buruk dan kebablasan…?
    3. Banyak para “Pelaku yang sudah jelas Salah”, namun masih dibela……, negeri apa ini? Harusnya kita punya malu…….(Lihat Bangsa Jepang yang sudah maju aja… punya malu…)
  5. HAYOOO PADA MELEK POLITIK yang mendukung “KEBENARAN” DAN ‘AKAL SEHAT” jangan Cuma Melek politik yang  mendukung kedzoliman demi jabatan, kekuasaan dan uang semata YANG SANGAT RENDAH NILAINYA DIMUKA BUMI INI.

Cisitu lama, bandung. 17.12 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.