SIAPAKAH MUKMIN YANG PALING CERDAS? MUKMIN YANG PALING CERDAS ADALAH MUKMIN YANG BANYAK MENGINGAT MATI DAN MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK ALAM BERIKUTNYA. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda,…………“Mukmin yang paling cerdas adalah mukmin yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk alam berikutnya, itulah mereka yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah no. 4259. Hasan kata Syaikh Al Albani)

08 November 2018,

Segala puji dan kerajaan milik Alloh, yang menghidupkan, yang mematikan, yang menciptakan langit bumi se-isinya. Maha suci Alloh, tiada daya dan kekuatan kecuali dari-Mu ya,, Alloh. Semoga sholawat, keberkahan, keselamatan dan kesejahteraan senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam. Aamiin.

Kematian adalah pasti dan kematian akan menimpa semua makhluk yang bernyawa baik tua atau muda, baik miskin atau kaya, baik raja atau rakyat jelata. Alloh berfirman bahwa “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati. [QS. Ali Imran/3 Ayat 185, al-Anbiya’/21 Ayat 35 dan al-Ankabut/29, ayat 57].

Semua orang jika atau kalau dikatakan CERDAS maka sangatlah bangga, sangatlah suka, sangat senang, apalagi kalau dikatakan yang paling cerdas ” wah pasti sangat bangga , , orang tua-nya ikut bangga, saudaranya, familinya juga ikut bangga, bangsa dan negaranya juga ikut bangga dan membanggakan-nya.

Pertanyaan kita selanjutnya adalah apakah kita sendiri, anak-anak kita, istri kita, bapak ibu kita, saudara saudara kita sudah menjadi “MUKMIN yang CERDAS”? Sering-kah kita mengingat MATI? dan MEMPERSIAPKAN-NYA? Maka salah satu hal penting sebagai kuncinya adalah hidup-lah dan berteman-lah dengan orang MUKMIN yang CERDAS, sehingga kita ikut menjadi MUKMIN yang CERDAS juga.

Mukmin yang cerdas adalah MUKMIN yang BANYAK mengingat MATI!!!! Bukan orang MUKMIN yang KAYA, Bukan orang MUKMIN yang BERPANGKAT, Juga Bukan orang MUKMIN yang MISKIN, tetapi tidak pernah mengingat mati. Juga bukan orang MUKMIN yang Hafal Alquran atau Hadist atau anak lulusan pesantren yang yang jarang mengingat MATI. Jika ada orang MUKMIN yang belum banyak mengingat MATI maka bisa dikatakan bahwa orang MUKMIN tersebut belum bisa dikategorikan atau dikatakan CERDAS menurut Rasulullah.

Dan ketahuilah bahwa Orang MUSLIM belum tentu MUKMIN, Orang MUKMIN adalah Orang MUSLIM yang taat dan patuh terhadap perintah dan larangan Alloh dan Rasul-nya. Coba kita lihat apakah kita MUKMIN atau baru menjadi MUSLIM. Jika ada orang MUSLIM yang masih melanggar perintah dan larangan Alloh maka belum bisa dikatakan sebagai MUKMIN; misalnya masih melakukan dosa2 besar seperti Syirik, Putus asa dari rahmat Alloh, merasa bebas dari ancaman Alloh, Durhaka kepada orang tua, Memakan harta riba, masih melakukan Zina, memakan harta anak yatim, Lari dari medan pertempuran, membunuh, juga Dosa2 pelanggaran larangan seperti JUDI, minum minuman yang memabukan, Gibah, Korupsi, Menyuap, Menipu, dll.

Coba kita tengok, kenapa Rasulullah Shallallahu Alaihi wassalam mengatakan bahwa Mukmin yang CERDAS adalah MUKMIN yang banyak mengingat MATI? ternyata hikmah dari perbuatan mengingat MATI adalah menjadikan manusia menjadi lebih taat dan patuh kepada perintah dan larangan Alloh dan Rasul-nya (Menjadikan sifat dan jiwa menjadi lebih BERTAKWA sehingga MASUK SURGA ; Jika kaya maka akan menjadikan sifat dermawan alias tidak bakil, Jika Berpangkat atau menjadi pemimpin maka akan menjadikan sifat Sidik, Amanah, Tablik, Fathonah, menjadikan manusia tidak tamak, rakus, serakah, dll

Faedah Mengingat Mati

  1. Mengingat kematian adalah termasuk ibadah tersendiri, dengan mengingatnya saja seseorang telah mendapatkan ganjaran karena inilah yang diperintahkan oleh suri tauladan kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  2. Mengingat kematian membantu kita dalam khusyu’ dalam shalat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ingatlah kematian dalam shalatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam shalatnya, maka ia akan memperbagus shalatnya. Shalatlah seperti shalat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan shalat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR. Ad Dailami dalam musnad Al Firdaus. Hadits ini hasan sebagaimana kata Syaikh Al Albani)
  3. Mengingat kematian menjadikan seseorang semakin mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan Allah. Karena barangsiapa mengetahui bahwa ia akan menjadi mayit kelak, ia pasti akan berjumpa dengan Allah. Jika tahu bahwa ia akan berjumpa Allah kelak padahal ia akan ditanya tentang amalnya didunia, maka ia pasti akan mempersiapkan jawaban.
  4. Mengingat kematian akan membuat seseorang memperbaiki hidupnya dengan amal kebaikan, Lebih mementingkan akhirat dari pada dunia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehiupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani).
  5. Mengingat kematian membuat kita tidak berlaku zholim dan tidak melakukan perbuatan dosa dosa besar dan kecil sekalipun. Allah Ta’ala berfirman, “Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan.” (QS. Al Muthoffifin: 4). Ayat ini dimaksudkan untuk orang-orang yang berlaku zholim dengan berbuat curang ketika menakar, berbuat syirik, zina, riba, durhaka, korupsi dll. Seandainya mereka tahu bahwa besok ada hari berbangkit dan akan dihisab satu per satu, tentu mereka tidak akan berbuat zholim dan melakukan dosa2 besar seperti itu.

Mari mulai sekarang, jadilah Mukmin yang cerdas agar diri kita Selamat dari Fitnah Dunia dan Siksa Kubur dan Siksa Akherat. Amin.

Cisitu lama I, bandung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.