MERASA “ADA NEGARA” DALAM BENAK MASYARAKAT ADALAH SALAH SATU UKURAN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN SEBUAH NEGARA.

29 Juli 2018,

Salah satu keberhasilan sebuah Negara dalam menjalankan sistem-nya adalah kalau masyarakat-nya merasa bahwa negara ini ada. Apa artinya? Dalam menjalankan kehidupan sehari hari masyarakat akan merasa ada sebuah aturan yang pasti, yang harus dijalani dan jika tidak menjalani sesuai aturan akan ada sangsinya atau hukuman-nya dan jika kita menjalankan aturan, maka kita akan aman dan selamat. Masyarakat sudah mengetahui percis aturan tersebut dan tahu percis bahwa jika ada pejabat yang menyelisihi aturan tersebut maka pejabat yang akan mendapat sangsi atau hukuman dan dapat dituntut jika melakukan pelanggaran. Dan aturan aturan itu dijalankan diseluruh negara, dari kota kota sampai ke desa desa atau kampung kampung tanpa terkecuali.

Jika kita bisa menjalankan salah satu peraturan “Pokok” pemerintahan kota saja, misalnya….. peraturan tentang penyelenggaraan, retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) dan retribusi (PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 12 TAHUN 2011), betapa dahsyat-nya, betapa bagus-nya peraturan ini, jika kita dapat mengimplementasikan dengan baik, maka masyarakat kota Bandung akan menjadi masyarakat yang berkelas tinggi, masyarakat Bandung akan menjadi masyarakat beradab, yang mempunyai tata kota yang berkelas dunia seperti kota Machu Picchu di Peru, kota Amsterdam di Belanda, kota Copenhagen di Denmark, kota Singpura diSingapura, kota Chandigarh di India, kota Dusseldorf di Jerman, kota Washington diAmerika Serikat, dll.

Kota kota tersebut sangat indah, elegan, beradap dan ramah terhadap lingkungan, sangat nyaman dan bersih, dll. Kita sebagai bangsa yang besar dan banyak sekali masyarakat terpelajar, harusnya kita dapat bersaing dengan kota2 tersebut diatas dengan mengembangkan tata kota yang indah, asri dan bersih.

Saya beberapa bulan terakhir ini berdinas di Proyek Spesific Resources Penjom Gold Mine di Desa Penjom, Kuala Lipis, Pahang Darul Makmur, Malaysia, sekitar 4-5 jam dari Kuala Lumpur Air Port. Saya tinggal di Taman Perwira. Kehidupan didaerah ini sangat bagus dan makmur. Peraturan pemerintahan berjalan dengan baik dan terasa ada dalam benak masyarakat-nya. Dari berlalu lintas dan berkendaraan sangat tertata dan disiplin tidak ada Pak Ogah, tidak ada polisi yang mengatur lalulintas, Markah jalan dan rambu rambu lalulintas, rambu rambu Safety, Tulisan yang jelas dan lampu bang-ijo yang sistematis dan terlihat berfungsi dengan baik, saya belum pernah melihat ada orang atau pengemis dijalanan atau di pasar pasar, di toko toko, di restoran, dll. Mobil, Motor roda, sepeda banyak di parkir rapi dan gratis, tak ada tukang parkir. Bahkan Mobil, Motor di perumahan di parkir diluar rumah dan tidak pernah mendengar ada pencurian sekalipun.

Hal yang menarik adalah saya melihat ada sebuah tempat atau rumah tempat mobil dan motor rongsok yang rapi dengan nomor nomor plat-nya. Saya tanya ke teman, kenapa tidak dijual sebagai barang rongsok atau luwaan seperti di barang2 besi yang dijual kiloan atau diMadurakan saja (istilah di Indonesia). Kata teman saya itu…… Jual kiloan seperti itu tidak bisa dilakukan diMalaysia karena harus ada penyelidikan dan peneraan dari Goverment yang jelas artinya jika belum ada persetujuan dan pengecekan  dari Goverment maka penjualan juga tidak bisa dilakukan. Inilah aturan yang sangat luar biasa. Jadi jika ada Rongsokan Motor atau Mobil tidak ada surat2 asal yang jelas maka barang tersebut tidak bisa diperjual belikan. Jika ada orang yang memperjualbelikan maka orang2 tersebut bisa ditangkap dan dapat dipenjarakan. Jadi negara Malaysia tidak memberi peluang kepada Pencuri2 Mobil atau Motor atau pencurian lainya yang bisa diperjualbelikan atau memberi peluang tumbuhnya Mavia2 yang bisa mempermainkan hukum. Inilah yang menjadikan Malaysia menjadi negara yang lebih maju dari pada Indonesia.

Jika kita berjalan jalan di Pertokoan Kuala Lipis, banguan-nya sangat rapi dan tertata. Akses jalan untuk mobil pemadam kebakaran dan fasilitas fire hydran cukup baik apabila terjadi kebakaran. Jalan jalan sampai ke kampung kampung yang di aspal keras dan berkualitas sangat bagus (tidak berlubang). Semua badan usaha atau kongsi2 pertokoan mempunyai ijin (sijil Usaha), tidak ada sebuah toko atau usaha kecil yang tidak berijin. Namun karena semua peraturan dijalankan dengan perlakuan yang sama, adil tanpa pilih kasih atau tidak ada perlakuan yang berbeda antara sikaya dan si miskin dalam pengurusan ijin maka masyarakatnya menjadi sangat patuh. Inilah yang sangat Luar Biasa.

Saya kadang2 iri dengan Negara Malaysia. Memang penduduknya sangat sedikit dibanding penduduk di Indonesia, Namun aturan2 bernegara dan bermasyarakat nya sangat membumi. Kapan NEGARA kita atau Kota kita, atau Daaerah kita, atau Kampung Kita bisa seperti itu????. Mari kita membumikan peraturan2 tersebut agar peraturan2 tersebut bisa membumi dimasyarakat dan bisa diimplementasikan dengan baik.

Coba kita lihat Negara2 atau Kota2 yang sudah mengimplementasikan Aturan2  tata kota nya yang bagus;

machu picchu
Machu Picchu, Image: Pixabay.com
  1. Machu Picchu di Peru adalah kota dengan desain tata kota yang terintegrasi. Dibangun di abad ke-15 Machu Picchu sudah dilengkapi dengan sistem pengelolaan air termasuk saluran, kanal, teras, dan chip batu yang bisa menjaga curah hujan.
amsterdam
Amsterdam, Image : Pixabay.com

2. Amsterdam adalah kota yang dikelilingi oleh kanal dan bisa dibilang rawan banjir. Bangunan-bangunan tua di Amsterdam juga masih terawat dan bisa menyatu dengan desain kota yang semakin modern. Desain tata kota Amsterdam ini memudahkan masyarakatnya untuk ber-aktivitas karena jaringan transportasi umum yang terintegrasi.

singapura
Singapura, Image : Pixabay.com

3. Singapura adalah kota tetangga yang hebat, hal ini bisa dilihat dari bagaimana transportasi umum dibangun dan desain komplek perumahan yang tertata rapi. Singapura punya sistem unik untuk mengatur limbah, air, dan AC. Singapura berhasil membangun kota dengan sangat efisien dengan jenis perumahan rumah susun atau apartemen.

copenhagen

4. Copenhagen, Di Denmark disebut juga sebagai kota paling ramah lingkungan di dunia. Desain kota ini memprioritaskan untuk memperbaiki fasilitas pengolahan limbah, daur ulang air hujan, dan menciptakan rumah dengan atap hijau. Copenhagen juga berencana di tahun 2025 menjadi kota tanpa jejak karbon.

Chandigarh

5. Chandigarh, yang terletak di bagian utara India pernah mendapatkan gelar kota terbersih dari BBC. Kota ini terkenal dengan desain kota serba modern yang memiliki fasilitas lengkap yang terintegrasi. Kota Chandigarh dirancang oleh arsitek terkenal asal Perancis, Le Cornusier. Desain tata kota ini ide nya mengambil dari sistem tubuh manusia jadi ada bagian jantung yang dijadikan pusat kota, paru-paru sebagai ruang terbuka hijau, sistem sirkulasi diadopsi menjadi jaringan jalur transportasi dan masih banyak lagi.

Ingat ya…….cuma hanya mengimplementasikan satu (1) aturan saja (Tata Kota), Kota2 diatas sudah menjadi kota percontohan dunia. Bagaimana jika kita bisa mengimplementasikan lebih dari satu Peraturan2 lainnya, pastinya Negara ini akan menjadi lebih baik dan lebih maju dari sekarang. Sehingga kita sebagai masyarakat ada perasaan dalam benak kita bahwa “Negara kita ada aturan-nya” atau Masih “Ada Negara” di Indonesia tercinta ini.

Kita sekarang ini (Di Indonesia) dimana mana sering mendengar dalam masyarakat bahwa dalam pengurusan apapun bisa mudah dan cepat jika pakai “Duit” dan jika tidak pakai “Duit” maka pengurusan apapun akan susah dan lambat. Inilah mindset yang sudah terjadi di masyarakat Indonesia kita tercinta ini. Mari kita bersama2 dengan Pejabat Pemerintah dan instansi yang terkait berusaha untuk menghapus Mindset tersebut. Sehingga masyarakat dengan suka rela menjalankan aturan2 tersebut dengan baik. Penulis merasakan dan mengalami beberapa pergantian pemimpin dalam pemerintahan sampai sekarang, namun hanya dimasa Pak Harto-lah masih ada “Aturan Negara yang dijalankan” namun itupun mungkin karena takut sama Pak Harto….. (Ha… ha…).

Mudah2an tulisan sederhana ini bisa membangkitkan perasaan peduli untuk selalu optimis dalam membangun Negara Tercinta Ini. Pahlawan sejati adalah orang2 yang jujur, ulet, tanpa pamrih dan tidak pernah putus asa dalam membangun dan mengimplementasikan aturan negara, tidak kelihatan dalam membangun negara, bahkan mati dalam membela penegakan aturan negara.  Mudah2an kita kita ini dan anak cucu kita adalah salah satu dari pahlawan tersebut. Amin

Cisitu lama, Bandung, Jawa Barat, Jam 16.11 WIB

Iklan

Satu respons untuk “MERASA “ADA NEGARA” DALAM BENAK MASYARAKAT ADALAH SALAH SATU UKURAN KEBERHASILAN PEMBANGUNAN SEBUAH NEGARA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.