“SESUATU HAL YANG PATUT DI CONTOH DARI MALAYSIA ADALAH INDAHNYA PERBUATAN 2 (DUA) POLITIKUS ULUNG Dr MAHATIR & Dr ANWAR IBRAHIM YAITU SALING MEMAAFKAN”

Jumat, 18 may 2018

mahatir + anwar Ibeahim

Salah satu kisah nyata yang sangat menyentuh dan jarang terjadi dimasyarakat yaitu bersatu-nya atau bergandengan-nya antara 2 Datuk politikus malaysia Tun Mahatir Muhammad dan Anwar Ibrahim yang dulunya menjadi kawan sangat dekat dan kemudian saling bermusuhan.

Mereka saling memaafkan, saling membantu dan menolong untuk meluruskan jalan-nya negara yang sedang dilanda korupsi besar besaran yang diduga dilakukan oleh pemimpin Kerajaan Umno (Perdana Menteri Najib).

Alloh memberikan pertolongan kepada rakyat Malaysia melalui kemenangan party pekatan harapan yang dipimpin oleh Tun Mahatir yaitu party gabungan antara party party oposisi atau party pembangkang yang didalamnya ada party keadilan yang dipimpin oleh Tun Anwar Ibrahim. Padahal party Umno tidak pernah kalah dalam pemilihan umum selama 30 tahun lebih.  Bisa dibayangkan bahwa umur Tun Mahatir sudah lebih dari 90 tahun tapi masih dalam kondisi sehat dan masuk politik lagi sebagai party pembangkang dan kemudian diberi kemenangan Alloh.

Party harapan menang telak dengan mendapat 113 kursi parlimen dibanding 78 kursi Umno. Dalam wawancara TV Astro Awani (chanel 501), bahwa Tun Anwar Ibrahim sangat bijaksana dalam menyikapi bergabungnya Tun Mahatir. “Memang saya pernah berkawan dekat sekali dengan Tun Mahatir dan sayapun juga pernah bermusuhan sangat teruk dengan Tun Mahatir, Namun saya sebagai pribadi sudah memaafkannya. Beliau adalah orang yang sudah berpengalaman banyak dalam memimpin negara Malaysia, maka saya akan mendukungnya sekuat tenaga” kata Tun Anwar Ibrahim dalam wawancara dengan Awani Astro Tv. “ITULAH SALAH SATU KATA KATA ATAU KALIMAT yang keluar dari Tun Anwar Ibrahin YANG SANGAT INDAH DAN SANGAT BERMAKNA” bagi siapapun yang berkiprah dalam politik.

Memaafkan adalah salah satu perintah Alloh dalam alquran yang sangat tinggi nilainya dalam islam. Kenapa begitu? karena tidak semua orang bisa melakukannya, sangat berat melakukannya. Biasanya manusia yang dipandang adil pun cenderung membalas setiap kejahatan dengan kejahatan yang serupa. Dan jika manusia membalas kejahatan dengan kejahatan yang lebih maka Alloh menyebutnya perbuatan Zhalim.

Lihatlah seruan Alquran QS As Shura ayat 40-43; Ayat 40 “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Ayat 41; Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”. Ayat 41: Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada satu dosa-pun terhadap mereka. Ayat 42:  Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih. Ayat 43: Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.

Kita bisa lihat dalam sejarah; Bagaimana Nabi Muhammad memperlakukan musuhnya  dengan adil dan bijaksana; seperti kisah Umar bin Khattab, Khalid bin Walid dan Ikrimah bin Abu Jahal, walaupun mereka membenci Rasulullah dan agama yang dibawanya, memusuhi dan memerangi beliau. Namun Rasulullah tidak membalas perbuatan mereka dengan keadaan yang sama, Rasulullah tidak murka dan benci kepada mereka. Bahkan Rasulullah simpati kepada mereka, Rasulullah tetap berdakwah kepada mereka dengan bijaksana serta mendoakan mereka.

Lihat hadist sahih Bukhari No. 4277. ……….. dari ‘Abdullah bin Az Zubair mengenai firman Allah; Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf (Al A’raf: 199). Dia berkata; Tidaklah Allah menurunkannya kecuali mengenai akhlak manusia. ‘Abdullah bin Barrad berkata; Telah menceritakan kepada kami Abu Usamah Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Bapaknya dari ‘Abdullah bin Az Zubair dia berkata; ‘Allah menyuruh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam agar memaafkan kesalahan manusia kepada beliau.’ -atau kurang lebih demikianlah apa yang ia katakan

Renungi tulisan ini, dan praktekan….!!! maka hatimu akan tetram dan damai.

Kuala Lipis, Pahang, Malaysia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.