” SALING MENYAYANGI ANTARA ORANG TUA DAN ANAK ADALAH CIRI KELUARGA HARMONIS DAN BAHAGIA”

Khamis, 10 May 2018

Ada pengalaman yang menarik dari teman dan perlu di share kepada kita semua, agar kita bisa melihat dan menilai dalam keluarga kita masing2, apakah kita sudah saling menyayangi atau apakah saling menyayangi sudah kita terapkan dalam keluarga kita?.

Seorang teman bercerita bahwa jaman dahulu jika orang tua mempunyai anak lelaki maka akan senang dan bangga, karena anak laki laki sangat peduli dan membantu orang tua. Artinya anak laki2 bisa dibanggakan. Namun sekarang jaman sudah berubah. Banyak orang tua terutama Ibu, kadang kecewa terhadap laki laki, karena setiap pulang kerumah dia selalu membawa baju kotor untuk di cuci. Di sekolah bertengkar, sehingga membuat orang tua report. Ada juga anak perempuan sekarang ini yang nakal-nya minta ampun, bahkan sangat berseberangan dengan orang tua. Maka berbahagialah orang tua yang mempunyai anak anak baik perempuan atau laki laki yang menyayangi-nya.

Coba kita renungkan jika kita banyak rezeki namun anak anak kita tidak sayang sama kita? hati orang tua pasti sangat kecewa dan menderita. Jika anak kita menyayangi orang tua, menyayangi saudara saudaranya, menyayangi tetangga dekat dan jauh, menyayangi sahabat dan temannya betapa bahagianya kita.

Makanya Rasulullah dalam dakwahnya tidak meminta upah sepeser pun namun hanya minta keluarganya disayangi. Sifat menyayangi adalah salah satu sifat Alloh yang sangat tinggi nilainya. Tanda tanda sifat sayang itu biasanya melekat dihati sanubari dan terlihat dalam praktek kehidupan sehari hari dan dapat melintasi dunia perbedaan (ras, suku, agama, golongan, dll). Dalam Al Qur’an Surah Asy Syuura ayat 23, Allah SWT berfirman; “Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh. Katakanlah: “Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upahpun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan”. dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (Q.S. 42 : 23)

Rasa saling menyayangi harus ditumbuhkan dalam keluarga sejak dini. Contoh sederhana adalah:

  1. Saling bertegur sapa yaitu dengan menebarkan salam,
  2. Saling mengajari ilmu yang bermanfaat kepada yang masih kecil, kepada yang masih muda, dan kepada yang belum tahu.
  3. Membersihkan kutu dalam rambut, Membersihkan cukil watu dalam telinga, Membersihkan kotoran di kuku kaki, Memotong kuku yang panjang, Membelai rambut waktu mau tidur, menyelimuti supaya tidak kedinginan, memijit tangan-pundak-kaki.
  4. Sering diajak silaturahmi kepada saudara saudara, tetangga, ikut kerja bakti dan bergotong royong dalam bermasyarakat dll.

Itulah beberapa contoh kegiatan yang sangat membantu implementasi kasih sayang dalam berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara. Jika kita bisa terapkan pada keluarga dan anak2 kita maka akan tercipta lah dan tumbuh rasa kasih sayang diantara anak dan orang tua dalam keluarga, kasih sayang dalam bermasyarakat dan bernegara. amin

Kuala Lipis , Pahang Darul Makmur Malaysia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.