“SEBAGAI SEORANG MUSLIM, TAUKAH ANDA? ……….BAHWA NIKMAT IMAN DAN ISLAM ADALAH NIKMAT YANG PALING TINGGI DAN PALING BESAR NILAINYA? ……….DAN NIKMAT KESEHATAN & WAKTU LUANG NILAINYA ADALAH NIKMAT YANG SEDANG? …….SEDANGKAN NIKMAT YANG PALING RENDAH NILAINYA DIDUNIA INI ADALAH NIKMAT HARTA BENDA YANG MELIMPAH, KEDUDUKAN DAN PANGKAT, TEMPAT TINGGAL DAN KENDARAAN YANG MEWAH YANG SELALU KITA UTAMAKAN DAN CARI DENGAN MATI-MATIAN”

20 APRIL 2018,

TINGKATAN NIKMAT 

Setahun yang lalu (2017), saya pernah melakukan pekerjaan inspeksi fabrikasi steel structure di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Kebetulan hari Jum’at, saya melakukan sholat jum’at di masjid dekat tempat inspeksi. Hari itu saya merasa bahagia tiada terkira karena sudah mendengarkan Kuthbah Jum’at yang sangat dahsyat nilainya buat saya sebagai orang Muslim, yang mana selama ini belum pernah saya syukuri secara proporsional. Judul Kutbah adalah Tingkatan Nikmat Hakiki yang harus disyukuri seorang Muslim. Seperti minum es di siang hari, hati ini langsung “nyess” rasanya, berbunga bunga, betapa senang dan bahagianya saya, karena dalam Kotbah Jum’at itu mengatakan bahwa nikmat yang PALING TINGGI dan PALING BESAR adalah nikmat IMAN dan ISLAM yang mana selama ini saya sudah mendapatkannya. Sedangkan nikmat sehat dan waktu luang adalah nikmat yang nilai-nya SEDANG (Pertengahan). Dan akhirnya seperti disambar petir di siang hari betapa kaget-nya saya, bahwa kalau kita mendapatkan kekayaan harta benda yang melimpah, kekuasaan/kedudukan dan pangkat yang tinggi, rumah mewah dan kendaraan yang bagus yang selama ini kita cari mati matian adalah merupakan Nikmat yang PALING RENDAH!!. Berarti selama ini pemikiran saya tentang makna bersyukur terhadap nikmat yang kita dapatkan belum sesuai dengan Alquran dan Al hadist.

BERIMAN DAN BERISLAM MERUPAKAN HIDAYAH ALLOH

Coba kita renungkan bersama, jika kita BERIMAN dan BERISLAM nilainya sangat atau paling tinggi, kenapa demikian? Karena IMAN DAN ISLAM adalah syarat utama Masuk Surga. Dan fakta nya, tidak semua manusia diberi nikmat IMAN dan ISLAM walaupun dia seorang yang kaya raya, seorang Raja, Presiden, Profesor, Cendikiawan, Pemimpin masyarakat atau Bangsa yang maju sekalipun. Hanya mereka yang dikehendaki oleh Allah yang bisa menerima nikmat ini biarpun dia seorang fakir miskin atau budak sekalipun. Hidayah iman dan islam adalah hak prerogratif Allah semata, bahkan seorang nabi dan rasul pun tidak bisa memberi  hidayah kepada orang yang dicintainya.

CONTOH MUDAH BAGAIMANA MENILAI ORANG YANG TIDAK BERIMAN

Jika ada orang yang dalam hati-nya tidak menyakini, lesan-nya tidak mengucapkan  dan perbuatanya tidak membenarkan adanya Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk.”…..(HR Muslim No. 09), maka itulah yang dinamakan orang yang tidak beriman. Contoh yang paling mudah adalah; orang yang tidak percaya kepada Alquran / Injil / Taurat / Zabur, Orang yang tidak mengimani atau tidak percaya kepada Nabi Muhammad, Nabi Musa, Nabi Isa, dll., Orang yang tidak percaya kepada Hari Akhir (Kiamat), Orang yang tidak percaya kepada adanya akhirat. Dll.

ORANG YANG TIDAK BERIMAN MENURUT ALQURAN ADALAH ORANG YANG MURTAD, MUNAFIK, FASIK, MUSYRIK, DAN KAFIR SEHINGGA AMALAN AMALAN -NYA SIA-SIA DIDUNIA DAN DI AKHIRAT (TIDAK MENDAPAT PAHALA, PAHALANYA TERHAPUS) DAN MASUK NERAKA.

Yang dimaksud kategori orang yang TIDAK BERIMAN/TIDAK BERISLAM Secara Hakiki didalam Alquran yaitu orang MURTAD, Orang MUNAFIK, Orang FASIK, Orang MUSRIK, Dan Orang KAFIR. Dalam Alquran Ada banyak ayat yang menyatakan bahwa bila orang tersebut mati dalam keadaan Murtad / Munafik / Fasik / Musyrik / Kafir orang2 ini akan masuk neraka dan amal baik orang orang ini tidak diterima oleh Alloh di Dunia & diAkhirat (SIA-SIA, Fatamurgana, terhapus (Dihapus Alloh)).

  1. QS AL BAQARAH:217,  “…Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
  2. ALI IMRAN:22, Mereka itu adalah orang-orang yang lenyap (pahala) amal-amalnya di dunia dan akhirat, dan mereka sekali-kali tidak memperoleh penolong.
  3. ALI IMRAN:117, Perumpamaan harta yang mereka nafkahkan di dalam kehidupan dunia ini, adalah seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa yang sangat dingin, yang menimpa tanaman kaum yang menganiaya diri sendiri, lalu angin itu merusaknya. Allah tidak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.
  4. QS AL MAIDAH:5, Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi.
  5. QS AL ANAM:88, Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.
  6. QS AL ARAF:139, Sesungguhnya mereka itu akan dihancurkan kepercayaan yang dianutnya dan akan batal apa yang seIalu mereka kerjakan.
  7. QS AL ARAF:147, Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan mendustakan akan menemui akhirat, sia-sialah perbuatan mereka. Mereka tidak diberi balasan selain dari apa yang telah mereka kerjakan.
  8. QS AL ANFAL:36, Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan.
  9. QS AT TAWBAH:17, Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.
  10. QS AT TAWBAH:53, Katakanlah: “Nafkahkanlah hartamu, baik dengan sukarela ataupun dengan terpaksa, namun nafkah itu sekali-kali tidak akan diterima dari kamu. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang fasik.
  11. QS AT TAWBAH:54, Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas dan tidak (pula) menafkahkan (harta) mereka, melainkan dengan rasa enggan.
  12. QS AT TAWBAH:69, (keadaan kamu hai orang-orang munafik dan musyrikin) adalah seperti keadaan orang-orang sebelum kamu, mereka lebih kuat daripada kamu, dan lebih banyak harta dan anak-anaknya dari kamu. Maka mereka telah menikmati bagian mereka, dan kamu telah menikmati bagian kamu sebagaimana orang-orang yang sebelummu menikmati bagiannya, dan kamu mempercakapkan (hal yang batil) sebagaimana mereka mempercakapkannya. Mereka itu amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi.
  13. QS HUD:16, Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.
  14. QS AR RAD:14, Hanya bagi Allah-lah (hak mengabulkan) doa yang benar. Dan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah tidak dapat memperkenankan sesuatupun bagi mereka, melainkan seperti orang yang membukakan kedua telapak tangannya ke dalam air supaya sampai air ke mulutnya, padahal air itu tidak dapat sampai ke mulutnya. Dan doa (ibadat) orang-orang kafir itu, hanyalah sia-sia belaka.
  15. QS IBRAHIM:18, Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.
  16. QS AL KAHF:103, 104, Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya”.
  17. QS AL KAHF:105, Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.
  18.  QS AN NUR:39, Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya.
  19. QS AL FURQAN:23, Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan.
  20. QS AL AZAB:19, Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
  21. QS AZ ZUMAR:65, Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.
  22. QS MUHAMMAD:1,8, 9, 28, 32, Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menyesatkan perbuatan-perbuatan mereka/amal amal mereka, Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka, Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan karena mereka membenci keridhaan-Nya, sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka, Sesungguhnya orang-orang kafir dan (yang) menghalangi manusia dari jalan Allah serta memusuhi Rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka.

SIAPA YANG DIMAKSUD DENGAN ORANG KAFIR MENURUT ALQURAN?

Lihat Firman Alloh di Surat Al Maidah Ayat 17 & 73 berikut ini “ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam.” Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?.” Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu (QS Al Maidah Ayat 17). “Sesungguhnya kafirlah orang orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih (QS Al Maidah Ayat 73). “Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan (QS Al maidah Ayat 65)”.

JANGAN TERKECOH 

Sering dalam kehidupan sehari-hari kita mendapati orang-orang non muslim yang berlaku baik, seperti ia sangat menghargai waktu, memiliki etos kerja tinggi, memiliki sifat dermawan kepada sesama, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Namun, sekali lagi melalui ayat ini seolah Allah ingin mempertegas bahwa apa yang mereka (orang kafir) lakukan itu tidak bernilai di sisi Allah. Mengapa? Karena orang kafir beramal tidak didasarkan atas iman.

Aisyah Radhiallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah! Ibnu Juz’an dahulu di masa jahiliyyah selalu menjaga hubungan silaturrahmi dan memberi makan fakir miskin. Apakah itu berguna baginya di akhirat?” Beliau menjawab: “Tidak akan berguna baginya. Karena ia tidak pernah mengucapkan: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku di Hari Pembalasan nanti.” (HR. Imam Muslim dalam Shahih-nya 214)

Ini artinya seseorang yang meninggal dunia di luar Islam, tidak akan mungkin masuk surga berdasarkan firman Allah: “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya jannah, dan tempatnya ialah nar, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (QS: Al-Maa-idah : 72)

KENAPA HARUS BERAGAMA ISLAM?

Beberapa Dalil dan Alquran dan Al hadist antara lain  “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam (QS Ali Imraan Ayat 19). “Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi..” (QS: Ali Imraan: 85).

Bagi orang beriman dan berislam mendapatkan surga adalah cita cita tertinggi dalam kehidupan ini. Inilah keuntungan yang tiada tara jika kita beriman dan berislam.  Allah Ta’ala berfirman; “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.” (QS. Al-Maidah: 3)

SYARAT MASUK SURGA ADALAH BERIMAN DAN BERAMAL SHOLEH

  1. “Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya……(QS. Al Baqoroh ayat 25) .
  2. Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya (QS Al Baqoroh Ayat 82).
  3. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya (QS An Nisa Ayat 57).
  4. Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah membuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah (QS An Nisa Ayat 122).
  5. Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun (QS An Nisa Ayat 124).
  6. dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya, mereka itulah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya (QS Al A’raaf Ayat 42)
  7. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh Kenikmatan (QS Yunus Ayat 9)
  8. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya (QS Hud Ayat 23)
  9. Dan dimasukkanlah orang-orang yang beriman dan beramal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai… (QS Ibrahim Ayat 23).
  10. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal……(QS Al Kahf Ayat 107).
  11. Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. (QS Al Hajj Ayat 14, 23).
  12. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya  (QS Al Angkabut Ayat 58).
  13. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan (QS Lukman Ayat 8).
  14. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya (QS Al Hadid Ayat 21).
  15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (QS Al Buruj Ayat 11).

AMALAN ORANG BERIMAN.

Orang2 yang beriman, yaitu mereka yang mengikuti petunjuk Allah yang dibawah oleh Rasul-Nya, jika melakukan amal kebaikan pasti akan di ganjar oleh Allah dengan kebaikan. Amal mereka tidaklah sia-sia. Sebaliknya, jika mereka melakukan amal keburukan juga akan mendapat balasannya dari Allah karena keadilan-Nya.

Namun karena kasih sayang-Nya,  Allah berhak mengampuni siapa yang dikehendaki selain dosa syirik, termasuk diantaranya pelaku dosa besar. Ini dasarkan pada firman-Nya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An Nisa 48)

Ayat ini dijelaskan oleh Rasulullah, bahwa pelaku dosa besar dari umat beliau akan dimasukkan dalam neraka, namun tidak kekal. Atas  rahmat Allah dan pertolongan (syafaat) hamba-Nya yang  taat,  mereka dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan dalam Surga.

Rasulullah bersabda: “Ahlu surga telah masuk ke surga dan Ahlu neraka telah masuk Neraka. Lalu Allah Ta’ala berfirman: “Keluarkan dari neraka siapa yang didalam hatinya ada iman sebesar biji sawi”. Maka mereka keluar dari neraka dalam kondisi yang telah menghitam gosong kemudian dimasukkan kedalam sungai hidup atau kehidupan. Lalu mereka tumbuh bersemi seperti tumbuhnya benih di tepi aliran sungai. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana dia keluar dengan warna kekuningan.”Berkata Wuhaib Telah menceritakan kepada kami ‘Amru: “Kehidupan”. Dan berkata: “Sedikit dari kebaikan”.(HR.Bukhari no. 21)

Kita baru sadar, bahwa harta benda yang melimpah yang selama ini kita nilai merupakan nikmat yang paling tinggi ternyata hakiki nya adalah nikmat yang paling rendah (nikmat no. 3). Kenapa begitu? karena jika harta benda kita melimpah namun kita tidak diberi kesehatan dan waktu luang maka kita tidak bisa menikmatinya. Jadi kesimpulan-nya adalah “sebagai seorang MUSLIM, biarpun kita tidak punya harta yang melimpah, kedudukan dan pangkat yang tinggi, dan tempat tinggal juga kendaraan yang bagus, tapi kita diberi nikmat sehat dan waktu luang itu sudah mendapatkan nikmat yang sangat Besar, Tiada tara dan Luar Biasa. Semoga kita selalu istikomah dalam keadaan Muslim sampai meninggalkan dunia ini. Amin

” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” (QS Al Imran Ayat 102)

Cisitu Lama 1, Bandung

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.